Tips
Animasi 3D: Kapan Brand Perlu, Kapan Cukup Footage Nyata
Tidak semua cerita harus difilmkan. Ada pesan yang justru lebih jelas lewat animasi — terutama saat objeknya terlalu kecil, terlalu besar, atau belum ada secara fisik.
## Cocok untuk animasi 3D
- Visualisasi produk yang masih tahap prototipe
- Proses teknis / how-it-works yang sulit diambil kamera
- Dunia imajinatif untuk campaign kreatif
- Integrasi elemen 3D di atas footage live-action
## Lebih baik pakai footage nyata
Jika kekuatan brand Anda ada di manusia, emosi, dan kredibilitas “nyata”, footage live tetap unggul. Testimoni, behind the scene, dan human interest biasanya lebih mengena tanpa CGI berlebihan.
## Pendekatan hybrid
Banyak project Creator7 menggabungkan keduanya: footage crew & talent sebagai tulang cerita, lalu animasi sebagai “penjelas” di bagian kunci. Hasilnya tetap hangat, tapi informasinya jelas.
Kalau ragu pilih mana, mulai dari pertanyaan ini: “Apa yang ingin penonton pahami dalam 10 detik pertama?” Jawabannya biasanya menuntun treatment yang tepat.